Text
Peran Positive Religious Coping dan Dukungan Keluarga Terhadap Psychological Well-Being Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus
Orang tua anak berkebutuhan khusus meningkat perannya ketika psychological well-beingnya baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana orang tua dalam komunitas kristiani di DKI Jakarta yang mempunyai anak berkebutuhan khusus mendapatkan dampak positif dari religious coping dan dukungan keluarga. Purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Purposive sampling merupakan cara mengambil sampel, yang dilakukan secara sengaja dan memiliki tujuan tertentu. Subjek penelitian adalah seratus orang tua beragama kristen yang memiliki anak-anak dengan berkebutuhan khusus. Ada tiga skala yang digunakan, yaitu Ryff’s Psychological Well-Being Scale, Brief RCOPE dan skala dukungan keluarga. Seluruh skala telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan dinyatakan valid dan reliabel. Analisis dilakukan dengan regresi berganda (Multiple Regression) dan regresi hierarki berganda (Multiple Hierarchical Regression) yang menyertakan data demografis. Berdasarkan hasil uji regresi berganda, positive religious coping dan dukungan keluarga berperan signifikan terhadap psychological well-being secara simultan sebesar 40 persen dengan R sebesar 0,63 dan R kuadrat sebesar 0,40. Sedangkan hasil uji regresi hierarki berganda, dengan menyertakan data demografis menunjukkan hasil bahwa positive religious coping dan dukungan keluarga berperan signifikan terhadap psychological well-being secara simultan sebesar 45 persen, dengan R sebesar 0,67 dan R kuadrat sebesar 0,45. Positive religious coping berperan signifikan terhadap psychological well-being dengan koefisien beta 0.20 dan taraf signifikansi 0,02 (p < 0,05). Aspek dukungan emosional dalam dukungan keluarga signifikan berpengaruh dengan koefisien beta sebesar 0,38 dan taraf signifikansi 0,01 (p < 0,05). Tiga aspek lain seperti dukungan kebersamaan, instrumental, maupun informasional tidak signifikan dalam memengaruhi psychological well-being dengan nilai taraf signifikan 0,58, 0,51 dan 0,46 (p > 0,05). Dari hasil penelitian ini, salah satu saran yang bisa dilakukan adalah melakukan psikoedukasi terkait dengan pentingnya peran positive religious coping dan dukungan keluarga terhadap psychological well-being yang ditujukan pada orang tua anak berkebutuhan khusus, gereja dan sekolah sebagai komunitas, serta keluarga besar dari orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.
Kata kunci : psychological well-being, positive religious coping, dukungan keluarga, orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.
| S00188 | Perpustakaan | Available |
No other version available