Perpustakaan GKP

  • ホーム
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • メンバーエリア
  • 選ぶ言語 :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Spiritualitas Perempuan Pekerja Seks: Tinjauan Spiritualitas Feminis Terhadap Spiritualitas Perempuan Pekerja Seks di DS

Ira Imelda - Personal Name;

Tesis ini adalah merupakan hasil penelitian mengenai spiritualitas perempuan pekerja seks di DS, Bandung. Secara umum, para perempuan pekerja seks dianggap sebagai para pendosa karena menjadikan kehidupan seksualnya sebagai cara untuk mendapatkan uang. Bagi masyarakat, hubungan seksual yang didasarkan atas imbalan, baik berupa uang maupun barang dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap aturan-aturan agama. Karena itu, masyarakat secara umum telah meyakini bahwa perempuan pekerja seks adalah perempuan-perempuan yang tidak bermoral dan tidak memiliki spiritualitas. Akibatnya, berbagai bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif yang dilakukan terhadap pekerja seks dianggap sebagai tindakan yang wajar dan diperlukan dalam rangka menobatkan mereka.

Dengan menggunakan teori spiritualitas feminis sebagai alat analisis terhadap narasi hidup para perempuan pekerja seks, ternyata para perempuan pekerja seks juga memiliki moralitas dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan ada empat bentuk spiritualitas perempuan pekerja seks, yaitu spiritualitas pengorbanan diri, spiritualitas bertahan, spiritualitas belas kasih (compassionate spirituality), dan spiritualitas harapan dan ketakutan (the spirituality of hope and fear). Keempat spiritualitas inilah yang mewarnai kehidupan para perempuan pekerja seks tersebut. Spiritualitas yang sarat dengan nuansa pengorbanan diri ini, di satu sisi merupakan kekuatan dari spiritualitas perempuan, namun di sisi lain tetap perlu dikritisi karena bisa juga menghancurkan perempuan atau menempatkan perempuan dalam situasi penindasan yang baru.

Oleh karena itu, perlu juga adanya pengembangan bentuk spiritualitas lain, yang menjadi penyeimbang dalam kehidupan perempuan yaitu spiritualitas yang memerdekakan. Spiritualitas perempuan seharusnya tidak hanya dibentuk dan dikondisikan untuk mengorbankan dirinya bagi orang lain. Para perempuan juga perlu melihat bahwa mereka juga memiliki hak untuk hidup dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Kata Kunci: diskriminasi, kebuntuan, kekerasan, moralitas, narasi hidup, mengorbankan diri, menjangkau orang lain, perempuan pekerja seks, pengalaman, perdagangan seks, pilihan hidup, solidaritas, spiritualitas feminis, spiritualitas pengorbanan diri, spiritualitas bertahan, spiritualitas belas kasih, spiritualitas harapan dan ketakutan, stigma.


状況
S00026Perpustakaan利用可能日
Detail Information
シリースタイトル
-
請求記号
-
公開者
: ., 2014
校合
-
言語
Indonesia
ISBN/ISSN
-
分類
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
刊行
-
キーワード
-
形態
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

添付ファイル
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan GKP
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested
  • Computer science, information & general works
  • Philosophy & psychology
  • Religion
  • Social sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied sciences
  • Arts & recreation
  • Literature
  • History & geography
Advanced Search