Text
Diakonia: Pemberdayaan Ekonomi Jemaat, Suatu Tinjauan terhadap Praktik Diakonia dalam Rangka Pembangunan Jemaat di Gereja Kristen Pasundan Jemaat Tangerang
Gereja yang hidup di tengah-tengah dunia tentu akan bersinggungan dengan berbagai pergumulan zaman, termasuk masalah kemiskinan. Dalam kehidupan gereja, kemiskinan dapat ditanggulangi atau setidaknya diminimalisir, salah satunya melalui pelaksanaan bentuk diakonia yang memberdayakan secara ekonomi. Oleh karena itu, untuk mendalami topik tersebut Penulis melakukan penelitian di GKP Tangerang yang di mana sebagian anggota jemaatnya dan mayoritas masyarakat di sekitar gereja masih sarat akan kemiskinan. Dengan mengembangkan bentuk diakonia dalam rangka Pembangunan Jemaat yang tidak berhenti pada bentuk karitatif, tetapi lebih kepada transformatif atau memberdayakan, maka gereja secara tidak langsung berperan menjawab beberapa tantangan atau hambatan yang dirasakan jemaat terkait dengan pelaksanaan diakonia. Misalnya, terkait dengan belum optimalnya pelaksanaan diakonia di tengah jemaat dan bentuk diakonia yang diberikan belum tepat guna sesuai dengan kebutuhan anggota jemaat dan masyarakat sekitar.
Ketika berbicara mengenai diakonia dalam Pembangunan Jemaat, maka seharusnya pelaksanaan diakonia perlu memenuhi dua hal. Pertama, diakonia melayani kebutuhan orang yang menerima diakonia. Kedua, diakonia membelajarkan orang yang menerima dan memberi bantuan diakonia tersebut. Kedua hal ini menjadi penting karena prinsip diakonia dan Pembangunan Jemaat sendiri tidak dipisahkan satu sama lain. Keduanya saling terkait dan melengkapi. Dalam hal ini sebenarnya gereja ditantang untuk memaknai kembali cara pandang gereja terhadap arti diakonia dan pelaksanaan diakonia itu sendiri, yaitu diakonia gereja yang turut mewujudkan tanda-tanda Kerajaan Allah melalui tindakan memberdayakan secara ekonomi.
| S00029 | Perpustakaan | Available |
No other version available