Text
"Melepas Tuhan Modernisme"
Berikut adalah transkripsi teks dari gambar-gambar abstrak selanjutnya yang Anda unggah:
Abstrak (Halaman viii)
Karya Tulis ini merupakan respon atas para pemikiran yang hadir dari masa klasik hingga masa postmodernisme, mereka mencoba menggumuli konsep Tuhan di atas penderitaan yang hadir dalam kehidupan. Tujuan karya tulis ini adalah untuk memberikan alternatif bagi korban malum dalam mengimani Tuhan yang orisinil secara mandiri tanpa dibatasi proyeksi-proyeksi tentang Tuhan yang dihasilkan oleh pergulatan para teolog atau pemuka agama. Dalam penderitaan, korban malum menghadapi inkonsistensi Tuhan atas penderitaan yang mereka alami. Selain itu, mereka juga berjumpa dengan gagasan Tuhan sebagai Penghakim atau gagasan Tuhan sesuai dengan filsafat sebab-akibat.
Karya tulis ini memperlihatkan bahwa korban malum dapat mengimani Tuhan yang orisinil sesuai dengan pemaknaan mereka atas penderitaan seperti upaya para teolog yang mengimani Tuhan sesuai konteks pergumulan pemikiran dan zaman. Pada bab pertama dari karya tulis ini dipaparkan pemikiran Agustinus dan Aquinas yang tidak sedang melepas proyeksi tentang Tuhan melainkan pemaparan rumusan apa itu Allah dan Bagaimana posisi Allah ketika diperhadapkan dengan kejahatan dan penderitaan. Bab kedua dipaparkan pemikiran teodise proses dari Whitehead dan John D. Caputo, mereka mencoba melepas proyeksi tentang Tuhan atas penderitaan hasil pergumulan para pemikir klasik. Bab tiga mendengar suara dari Asia, dipaparkan bagaimana Arvid Nirmal, Choan-Seng Song, Gerrit Singgih dan Nuban Timo yang berupaya memandirikan teologi dari barat atau melepas dari tendensi atas otoritas/prima causa yang hadir dalam kehidupan dan percakapan teologi termasuk upaya memaknai Tuhan yang orisinil atas penderitaan sesuai dengan konteks Asia.
Dalam bab tiga juga dipaparkan alternatif bagaimana melepas Tuhan modernisme dalam upaya memaknai penderitaan sebagai bagian dari kehidupan. Bab keempat dipaparkan simpulan karya tulis ini dan penekanan cara untuk menjadikan suatu orthodoxy menjadi orthopraksis.
Karya tulis ini dilakukan dengan mengumpulkan sumber kepustakaan yang terkait dengan upaya para pemikir dalam memaknai kembali Tuhan yang orisinil sesuai dengan penderitaan yang dialami dalam kehidupan.
| S00042 | Perpustakaan | Available |
No other version available