Perpustakaan GKP

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by:

All Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Let The Little Children Come to Me! Suatu Tinjauan Teologis atas Keikutsertaan Anak-anak yang Sudah Dibaptis dalam Sakramen Perjamuan Kudus di Gereja Kristen Pasundan

Text

Let The Little Children Come to Me! Suatu Tinjauan Teologis atas Keikutsertaan Anak-anak yang Sudah Dibaptis dalam Sakramen Perjamuan Kudus di Gereja Kristen Pasundan

Judistian Pratama Hutauruk - Personal Name;

Dalam praktik ibadah di GKP, yang boleh menerima sakramen Perjamuan Kudus hanya anggota sidi jemaat. Anggota baptis jemaat, termasuk anak-anak, tidak diperkenankan ikut dalam sakramen ini. Perjamuan Kudus sendiri dipahami oleh GKP sebagai sakramen yang merujuk kepada persekutuan orang-orang percaya. Berdasarkan pemahaman ini anak-anak yang sudah dibaptiskan pun seharusnya bisa ikut serta dalam Perjamuan Kudus di GKP. Hal ini menimbulkan pertanyaan apa sebetulnya alasan teologis untuk menolak pelayanan Perjamuan Kudus pada anak-anak yang sudah dibaptis. Apakah memang ada alasan teologis yang cukup kuat atau hanya alasan-alasan praktis saja yang menjadi alasan mengapa anak-anak yang sudah dibaptis tidak diikutsertakan dalam Perjamuan Kudus.

Dalam skripsi ini saya menelusuri kembali makna sakramen Perjamuan Kudus menurut Yohanes Calvin, dokumen Baptism, Eucharist, and Ministry untuk memperoleh pemahaman Perjamuan Kudus secara utuh. Saya juga mengulas kembali tradisi Paskah Yahudi dalam teks Keluaran 12 dan Perjamuan Malam Terakhir dalam teks 1 Korintus 11, di mana kedua teks ini selalu dikaitkan dengan Perjamuan Kudus yang dilakukan oleh gereja.

Perjamuan Kudus merupakan perjamuan sukacita yang dilakukan persekutuan orang-orang percaya sebagai bentuk ucapan syukur dan untuk mengenang karya dan kehidupan Kristus di dunia. Di dalamnya juga terdapat makna pengharapan akan kedatangan Kristus kembali. Perjamuan Kudus merupakan anugerah Allah bagi setiap orang percaya tanpa memandang jenis kelamin, usia, status sosial, dll.

Setelah menguraikan pemahaman teologis Perjamuan Kudus, saya tidak menemukan alasan teologis yang cukup kuat untuk menolak keikutsertaan anak-anak yang sudah dibaptis di dalam sakramen Perjamuan Kudus. Pada akhirnya, saya menyimpulkan bahwa anak-anak yang sudah dibaptis dapat mengikuti Perjamuan Kudus seperti anggota jemaat lainnya. Sebagai bagian dari tubuh Kristus mereka juga layak untuk ikut serta dalam perjamuan sukacita tersebut.


Availability
S00053PerpustakaanAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
-
Publisher
: ., 2013
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan GKP
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested
  • Computer science, information & general works
  • Philosophy & psychology
  • Religion
  • Social sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied sciences
  • Arts & recreation
  • Literature
  • History & geography
Advanced Search